Saturday, March 14, 2009

New Residence Preparing...

Aku masih saja belum menempati Rumah Mungilku (Alhamdulillah..), walaupun sudah siap huni karena dari awal berencana akan membangun dapur dulu, sebelum barang-barang diangkat masuk yang lumayan banyak karena peninggalan Keluarga Istriku dan barang-barangku sendiri, jadi boleh dikatakan kami keluarga baru yang cukup lengkap, semua serba 2, TV 2, Mesin Cuci 2, Dispenser 2, RiceCooker 2 dan kebayangkan mau diletakkan kemana barang itu semua, kalau tidak ada gudang. Selain dapur dan Kamar mandi, biar tidak pengap (belajar dari rumah temen-teman), aku menyisa sedikit halaman belakang untuk taman kering biar ada udara masuk.


Luas kelebihan tanah di belakang lumayan sekitar 6.5 x 7.5 M, sekarang dalam tahap pembangunan yang boleh dikatakan membangun satu buah kecil ini memasuki tahap pengatapan namun dana sudah menipis....













Lagi 'Blank', bingung .... Mudah-mudahan cukuplah dananya....

Wednesday, February 11, 2009

Ada apa dengan Februari ?

Judul posting di atas mungkin sedikit Narsis tapi itulah apa yang terjadi, setelah tadi pagi dalam perjalanan menuju tempat kerja yang baru, sedikit mencoba flashback masa lalu, entah kebetulan atau sudah ditakdirkan oleh-Nya, bulan Februari memiliki catatan khusus dari bulan-bulan lain. Inilah segores catatan yang berhubungan dengan Bulan Februari dalam yang mengubah jalan kehidupan aku.

Aku terlahir tanggal 8 Februari 1979, baru beberapa hari yang lalu Ultah ke-30..udah tua,ya?


Kemudian tanggal 1 Februari 2000, untuk pertama kalinya diterima berkerja di PT. Cordtek Indonesia (sekarang PT Ho Wah Genting) dari mulai Operator sampai dengan Accounting Staff telah aku jalani sampai ke titik jenuh dan mencoba tes CPNS dan Alhamdulillah lulus.

Terhitung Mulai Tanggal 1 Februari 2005, keluarlah Surat Keputusan (waktu itu Walikota Batam, masih Nyat Kadir) ditempatkan di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Batam, berbagai macam ragam pegawai yang kutemukan di sini dari yang benar-benar bisa kerja (nyaris bingung mana yang mau didahulukan, karena semuanya prioritas) sementara ada juga pegawai hanya duduk-duduk tidak mempunyai loyalitas kerja, hanya karena memiliki pangkat dan golongan tinggi berada di jabatan. Manajemen Kepemimpinan hampir nyaris tidak ada, kepekaan terhadap beban kerja bawahannya entah diletakkan di mana. Aku rindukan kepemimpinan yang mengerti apa yang menjadi masalah bagi bawahannya. Posisi aku di sini hanya seorang bawahan yang memiliki golongan rendahan dan seabrek pekerjaan dan tanggung jawab tanpa ada payung untuk berlindung. Jika ada masalah, aku orang pertama dituding dan disalah, karena atasan sendiri tidak mengerti apa yang aku kerjakan. Minimal membackuplah kerjaan aku.

Tanggal 1 Februari 2009, Surat Keputusan Mutasi staf keluar, diantaranya ada namaku tercantum di situ. Dari RSUD Kota Batam pindah ke Kecamatan Batam Kota di Batam Center. Sekarang menjadi staf Kasi Kesra Kecamatan Batam Kota. Memang aku harus melepaskan jabatan sebagai Pembantu Bendahara, Staf Pengadaan Alat Kesehatan dan lain-lain yang secara langsung berpengaruh dengan penghasilan yang kudapat namun penyegaran dan ketentraman jiwa dan pikiran adalah utama dalam berkerja yang aku butuhkan.

Sekarang, aku menjalankan hari-hari masa orientasi di tempat yang baru. Harapanku hari ini dan berikutnya akan lebih baik dari hari kemarin. Amien…

Bulan Februari saat ini masih berjalan entah apa yang akan terjadi lagi, mengubah dan menoreh garis kisah yang manis dalam hidupku.
Buat istriku tercinta, terima kasih untuk semua doa, semangat dan dukungannya, setia menemaniku dalam tangis dan tawa. Yakinlah Allah SWT selalu bersama kita, berdoa, berusaha dan bersyukur dengan apa yang telah kita peroleh.

Mudah-mudahan Februari 2009 ini juga dilengkapi manis dengan dianugerahinya aku buah hati. Amien…

Sunday, January 11, 2009

Israel : Bangsa Biadab !!!!





Saat tulisan ini dimuat, tercatat sekurang-kurangnya 879 orang yang terbunuh akibat kebrutalan dan kebiadaban tentara Israel. Biadab, betul-betul tidak punya hati dari bayi, anak-anak sampai ke orangtua, tenaga medis dan wartawan tak luput dari kekejaman tentara israel dengan alasan memerangi Hamas. Zionist Israel tentunya sudah didukung dengan sekutunya (Amerika dan sekutunya) hingga detik ini membantai warga sipil, kenapa negara sebagian besar tak bergeming serentak menyerang israel???


Tragedi Zeitun.

PBB juga dibuat seakan tak berdaya alias ayam sayur atas serangan Israel karena dibacking oleh Amerika, Laporan PBB mengutip pengakuan dari korban yang selamat menyebutkan, pada tanggal 4 Januari pasukan Zionis mengumpulkan sekitar 110 warga Gaza ke dalam sebuah rumah di desa Zeitun dan menyuruh mereka untuk diam di dalam rumah. Tapi sehari kemudian, tepatnya hari Senin kemarin,pasukan Zionis menembaki rumah itu berulangkali sehingga 30 orang di rumah tersebut gugur syahid.

Seorang petugas PBB menyebut tragedi pembantaian ini sebagai tragedi paling mengerikan sejak militer Zionis melancarkan serangannya ke Jalur Gaza dua pekan yang lalu. "Mereka yang selamat, berjalan sepanjang dua kilometer ke jalan Salahudin sebelum akhirnya dievakuasi ke rumah sakit. Tiga anak-anak, salah satunya bayi berusia lima bulan meninggal ketika tiba di rumah sakit," kata pejabat PBB itu.

Meysa Fawzi al-Samouni, perempuan Palestina berusia 19 tahun yang selamat dari tragedi pada organisasi HAM Israel B'Tselem membenarkan bahwa tentara-tentara Zionis menempatkan sejumlah warga Gaza ke dalam sebuah bangunan sebelum mereka semua ditembaki.

Ia mengatakan, warga yang gugur maupun luka-luka masih berada di lokasi di bangunan itu, di bawah reruntuhannya akibat tembakan misil-misil Israel.

Korban selamat lainnya, Ibrahim Samouni, 13, mengalami luka di bagian dada dan kakinya. Ibrahim mengungkapkan, ia mencoba menyelamatkan tiga adik-adiknya dan berusaha menolong satu orang dewasa yang luka-luka dan tergeletak diantara jenazah. Sementara ibu Ibrahim sendiri syahid dalam insiden tersebut.

Zionis Israel adalah penjahat perang dan Teroris yang sesungguhnya...Terkutuklah.

Duka Gaza adalah duka bagi umat Islam sedunia. Menjelang tahun baru umat Islam, saudara-saudara kita dizalimi oleh rezim ilegal Zionis Israel. Selayaknya kita memanjatkan doa buat warga Gaza dan merenungkan kembali seberapa jauh kita mengingat penderitaan saudara seiman kita di Jalur Gaza.

Sumber : Eramuslim, Palestine Free Voice